Tuesday, 15 April 2014

SERBA FOOD at Paragon Hayam Wuruk

Tumis Kol
Saya rasa restoran serba food ini sudah banyak dikenal orang, walau jumlah pengunjung terbilang sedikit disaat weekend. Tapi sepi bukan berarti mahal dan masakannya tidak enak. Justru, masakannya enak banget. Gak boong. Mesti dicoba sendiri. Penasaran? Saya bahas satu - satu.
Menu yang saya coba pertama, adalah tumis kol / tumis kubis. Entah kubis dan kol itu sama atau gak, yang pasti namanya tumis sayur, rasanya standard. Cuma asin dan sedikit berminyak. Tapi sayurnya cukup segar koq. Bukan sayur yang sudah layu.


Pangsit Siram
Menu kedua, saya cobain yang namanya pangsit siram. Hahahaa..pangsitnya puas banget. Secara ukuran pangsitnya besar dan padat. Isinya padat dan gak pelit. Beneran daging cincang halus dicampur udang. Jadi lebih wangi, mengundang selera makan. Liat fotonya saya udah mulai ngiler dan lapar lagi. Kulit pangsitnya juga lembut. Disiram kuah asam manis pedas. Makin pas rasanya. Saya jujur, belum pernah cobain pangsit rebus dan disiram saus pedas manis, yang rasanya enak seperti ini.



Mongolian Beef
Menu Ketiga, menurut saya termasuk menu andalan Serba Food Restaurant. Namanya Mongolia Beef. Saya kurang tahu, apakah memang daging sapi mongolia asli, atau daging sapi lokal kualitas terbaik, tapi beneran deh. Daging sapinya lembut, empuk, dan mudah dikunyah, sama sekali tidak keras. Hadduuhh...enaknyaa.. Belum lagi bumbu yang dipakai untuk masakan Mongolia beef ini, rasanya mirip lada hitam, tapi bukan lada hitam. Tapi ada sedikit pedas - pedas lada, dan legit. Rasanya menurut saya spektakuler banget. Wajib dicoba. Menurut saya, pasti menyesal kalau tidak dicoba. Seriusan enak banget.

Menu keempat, saya cobain jamur goreng telur asin. Jamur yang dipakai adalah jamur enoki. Jamur yang bentuknya panjang - panjang kayak tali sepatu. Jamur digoreng dengan tepung yang dicampur telur asin. Sehingga rasa asinnya murni dari telur asin. Rasa yang dihasilkan, memang tidak segurih kalau pakai garam dan tepung saja, namun jauh lebih mudah dinikmati dengan rasa asin telur. Tepungnya digoreng kering, tapi tidak sampai keras dan terlalu garing. Pas di lidah dan kalau dimakan pakai nasi, pas banget asinnya. Menu ini, menurut saya, cocok buat anak yang tidak susah makan. Jamur garing, dan asin, pasti setiap anak suka menu ini.

Jamur goreng telur asin
Menu cemilan, juga tersedia. Saya cobain yang namanya Panada. Ada yang tahu panada? Yup, roti goreng khas manado yang diisi ikan cakalang dan rasanya pedas, serta paling enak kalau dimakan pada saat masih hangat, alias baru selesai digoreng. Hmmmmm... menggiurkan! Namun, panada ala Serba Food, lain daripada yang lain. Dibuat mirip burger. Ikan cakalangnya dibuat seperti selai, tapi tidak amis. Dikasih mayonais, dan taburan juhi yang halus. Rasanya beda daripada yang lain, tapi tetap nikmat di lidah. Langsung meleleh rasanya. Rotinya juga bertekstur lembut, isi ikan cakalangnya juga nikmat, cukup inovatif. Patut dicoba. Sayang aja, saya gak keburu cobain menu - menu dessertnya. Tapi tak mengapa, karena biarpun tanpa dessert, saya tetap berhasil bikin orang lain ngiler liat makanan yang saya makan. Hehehe :)

Panada bread